Pengguna aplikasi WhatsApp saat ini sudah mencapai lebih dari 2 milyar pengguna di seluruh dunia. WhatsApp mengumumkan prestasi ini melalui sebuah artikel di blog resmi dan melalui akun media sosial resmi.

Bersama pengumumannya itu, pihak WhatsApp juga menyatakan bahwa mereka merasa sangat dihargai banyak momen penting dan spesial yang dibagi melalui aplikasi messaging ini. Semakin banyak pengguna tentu saja semakin banyak yang harus dilindungi. Oleh karena itu, WhatsApp berkomitmen tetap menjaga system enkripsinya dalam setiap percakapan antar pengguna.

Jumlah pengguna WhatsApp membuat Facebook menjadi titan di media sosial. Sebagaimana yang kita ketahui jumlah pengguna Facebook sendiri sudah mencapai lebih dari 2,5 milyar pengguna (tahun 2018) dan pengguna instagram yang mencapai 1 milyar (tahun 2018). Bayangkan saja data pengguna per tahun 2020 ini luar biasa bukan ?.

Jika kita tarik ke beberapa tahun kebelakang, dulu aplikasi WhatsApp ini kalah populer dengan aplikasi pesaingnya “BBM”. Namun seiring berjalannya waktu masyarakat pun memilih aplikasi alternatif, yaitu WhatsApp. Seiring surutnya Blackberry dan BBM, pengguna WhatsApp pun semakin banyak, sampai akhirnya aplikasi ini dianggap menjadi standar untuk aplikasi pesan.

Kepopuleran aplikasi WhatsApp didongkrak dengan fakta bahwa mengirim pesan melalui aplikasi ini lebih murah dari mengirim SMS. Makanya di banyak negara yang memiliki tarfis SMS, WhatsApp berhasil menjadi pilihan yang lebih murah. Ya kita kalo kita pikir-pikir kembali karena WhatsApp hanya perlu koneksi Internet saja. Aplikasi ini pun bisa saja menggeser fungsi telepon di smartphone kalian.

Aplikasi WhatsApp tentu saja sulit disaingi, bahkan fitur pada aplikasi WhatsApp tidak sebanyak aplikasi sejenis seperti aplikasi Telegram.